Saturday, 28 April 2018

Alasan.


alasan/alas·an/ n 1 dasar; asas; hakikat: rasa kebangsaan adalah ~ yang kuat untuk menegakkan negara; 2 dasar bukti (keterangan) yang dipakai untuk menguatkan pendapat (sangkalan, perkiraan, dan sebagainya): tidak ada ~ yang kuat untuk menolak usul itu; 3 yang menjadi pendorong (untuk berbuat): apa ~ nya sehingga dia berbuat demikian; 4 yang membenarkan perlakuan tindak pidana dan menghilangkan kesalahan terdakwa;

*****

Seberapa jauh kamu bisa membenci seseorang?

Tuesday, 27 March 2018

Tahun-tahun yang menyenangkan.


Delapan tahun ini seperti selembar kertas putih yang begitu bersih. Dan disatu tahun belakangan tanpa sengaja aku membuat sebuah coretan yang rasanya membuat aku terpaku begitu lama oleh goresan dan bekas yang ditinggalkan oleh coretan tersebut. Rasanya hari-hariku begitu suram belakangan ini, aku sendirian dari dulu dan semua orang masih ditempatnya masing-masing seperti delapan tahun ini tapi aku kesepian entah kenapa, padahal aku menjalani hari-hari biasa sepertihalnya delapan tahun belakangan. Dan entah kenapa semua hari-hari ini terasa berbeda.

Friday, 5 January 2018

Inspirasi dari kamar mandi

Aku adalah orang yang suka berlama-lama dikamar mandi, entahkah dengan tujuan mandi atau sekedar buang hajat (suatu saat akan aku perkarakan masalah bahasa hajat, kenapa hajat dibuang? Apa sebenarnya arti kata hajat itu sesungguhnya?). aku merasa ritual mandi-ku sama saja dengan orang lain pada umumnya, menyiramkan gayung demi gayung air membasahi seluruh badan, mengusap shampo ataupun sabun terlebih dahulu, dan menyiramnya lagi hingga bersih. Dan kemudian memakai handuk, aku tak pernah melakukan ritual lain semacam mencuci wajah dengan sabun-sabun tertentu, memakai vitamin rambut, atau hal-hal lain semacam itu.

Tuesday, 9 May 2017

Perahu Kayu

Lalu aku melambaikan tangan. Semilir angin kearah laut, membuat layarnya terus kembang melaju kencang semakin jauh ke tengah. Pada sebuah senja aku masih berdiri diam sambil menatap lamat-lamat bayang nya seperti menghilang ditengah samudera. Lalu hanya ada suara desis angin di telingaku, debur ombak seperti gemuruh yang menghantam kuat di dadaku, lalu ku tahan sambil terus berdiri diam. Sayup-sayup suara adzan maghrib serasa panggilan menyuruh ku pulang. Aku melangkah dari dermaga kayu itu, berhenti sejenak pada tumpukan kayu yang ingin aku jadikan perahu. Entah sudah berapa musim tergeletak disitu, tak pernah aku selesaikan. Di hatiku aku takut, hanya takut. Lalu dengan mata sembab aku pulang. Barangkali ibu sudah cemas menunggu dirumah, ini sudah maghrib ketiga. Tak ada yang lain lagi ditunggu selain diriku sendiri.

Thursday, 29 December 2016

Hey! Selamat yah

Desember terkadang memang menjadi bulan yang sangat-sangat jarang untuk aku nikmati beberapa tahun belakangan ini. Kesibukan bukanlah alasan yang tepat untuk hanya sekedar “Say Hi” pada sahabat-sahabat. Terlebih lagi ini bulan yang begitu istimewa untuk kamu. Iya kamu.

Wanita itu, menjadi semakin cantik ketika sudah menjadi istri orang yah, hahaha. Ingin ketawa sendiri mengingat aku adalah orang yang mendapat predikat suka gangguin istri orang di kantor. Nah salahnya dimana coba? Lah istri orangnya mau-mau aja diganggu. Kalo ngga diganggu malah pengen diganggu.