Wednesday, 4 July 2012

Kota, dan Kisahnya


Terkadang sebaris kata saja, bisa menjadi motivasi yang besar, apalagi dikatakan oleh orang-orang besar, aku jenuh dengan pekerjaanku, aku cari hal lain yang mungkin bisa mengobati rasa jenuhku yang makin hari semakin menumpuk, aku buka kembali lembaran “Negeri 5 Menara”nya  A.Fuadi yang dulu pernahku baca, dari cover  depannya, yang aku coba artikan menurut sisiku sendiri, lalu kata pengantar, berlanjut kedaftar isi, dan rasanya ada satu halaman yang terselip, yang dulu mungkin tak terbaca olehku, karena langsung membaca bab 1.



Dilembaran itu, ditulis apa yang dahulu kala pernah dikatakan oleh Imam syafi’i



Orang berilmu dan beradab tidak akan diam dikampung halaman
Tinggalkan negerimu dan merantaulah kenegeri orang
Merantaulah, kau akan dapatkan pengganti dari kerabat dan kawan
Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang

Kata-kata itu menamparku didepan umum, menelanjangi diriku yang aku tutupi dari hiasan rasa takut, rasa kalut, dan rasa rindu.
Aku orang minang, aku lelaki minang, dan orang minang itu ialah orang perantau, kenapa aku masih risau, jika saat ini aku masih saja merasa terpenjara tinggal hanya 1000 KM dari rumah?, bukankah tak ubahnya hari ini aku merantau, dan tanpa aku sadari sedikitpun, aku punya keluarga disini, aku punya kerabat, dan aku punya sahabat, tak kurang satupun dari apa yang aku miliki dikampung.

Tapi aku masih sedikit kecewa dengan tempat rantauanku yang masih sekitaran pulau sumatera ini, dan seharunya aku bersyukur, tapi aku selalu mendambakan sebuah kota diluar sana, yang suatu saat bisa aku ceritakan pada semua orang tentang kisah kota itu.

layaknya Raditya dika dengan kota yang katanya populasi burung disana lebih banyak daripada manusianya, dia menyebutnya Adelaide, dan cerita raditya itu membuat aku mati penasaran dan ingin kesana,

juga seperti kota yang dari kecil diimpikan siikal Andrea Hirata yang menjadi salah satu judul bukunya “edensor”, takdir yang mempertemukan dia dengan kota itu, kota yang membuatnya dejavu, kota yang membuat dia percaya akan bertemu lagi dengan A. Ling.

Atau seperti gita gutawa? Yang membuat aku iri ketika dia bercerita tentang “brum” dan kota birmingham diInggris, kota terbesar nomor dua, bukan besar karena banyak mall atau gedung bertingkat, hanya kota yang sangat hijau dan luas.

Atau seperti kekagumanku pada tulip, sehingga aku ingin sekali berada dikota lisse yang katanya 30 menit dari Amsterdam, orang-orang menyebutnya Sebagai The Garden of Europe, Karena merupakan taman terbesar di Eropa, 80 hektar tulip yang bersemi disetiap bulan mei.

aku punya mimpi tentang itu semua, tapi entahlah, aku bahkan belum pernah menginjakkan kaki di Ibu kota Negaraku sendiri, Jakarta, aku belum pernah menyentuhnya, aku belum pernah keluar dari sumatera, bahkan impianku ke jogja saja masih belum bisa aku wujudkan, bagaimana dengan tempat yang lain itu? Yang suhunya jauh lebih berbeda, bahasanya mungkin tak ku mengerti, terkadang siangnya lebih lama dari malam, dan gelagat bahagia ketika semua orang terlihat bersemangat melihat matahari di liburan musim panas?

Aku ingin menapaki kaki di adelaide, Birmingham, dan lisse, dan barang pasti, keinginan terbesarku, Makkah dan madinah, menulusuri apa yang telah mendarah daging dalam hidupku, sebuah keimanan, dan jika dahulu Allah sudah menuliskannya dalam buku kehidupanku, InsyaAllah aku akan menginjakkan kaki disana. Amin

Tapi semuanya telah dituliskan, aku tau, meski aku sedikit kecewa, suatu hari nanti, aku akan merindukan kota yang aku tinggali setahun ini, “Martapura” sebuah kota, yang mungkin tak jauh beda mengagumkannya dibanding kota-kota tadi, apalah artinya sebuah kota, tanpa cerita-cerita yang pernah kita goreskan dalam hidup kita?, birmingham sekalipun akan membeku tanpa adanya sebuah cerita yang mewarnai setiap harinya.

mungkin ini bukan masalah kotanya, tapi ini tentang kisah yang telah kota itu berikan pada kita, dan seperti apapun kotanya, akan terasa lebih hebat dari kota lisse jika kisah kita tinggal dikota itu mengharukan, bahkan senja disebuah kota buruk rupa sekalipun, akan jauh lebih indah daripada senja di Edensor, kendati kisah-kisahnya yang telah kita jalani.

Aku ingin merantau lebih lama, aku ingin mengumpulkan rasa rindu ini, aku ingin mencari lebih banyak lagi kerabat, aku ingin menginjakkan kaki disebuah kota yang mungkin saja belum pernah aku kenal namanya, AKU INGIN!!


Itu namanya tugu tani, Terletak ditengah kota Martapura
Monumen Adipura


Dan dikota inilah aku sudah menghabiskan waktu satu tahunku, di 2012 ini, untuk ketiga kalinya kota ini meraih Adipura yang ketiga, didapat 3 kali berturut-turut. aku menyebutnya kota irigasi, karena banyak sekali irigasi disini, dan keberadaanku disinipun, karena tahap pembangunan irigasi tersebut, 

pembangunannya dimulai dari tahun 90an sampai sekarang belum selesai.

11 comments:

  1. Rasanya saya ingin juga merantau keluar Daerah dan merasakan pengalaman baru yg tidak terduga,

    udah sumpek soalnya di Jakarta dari lahir xD

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha

      coba aja, keren pasti

      punya pengalaman baru!!!

      Delete
  2. sesekali ke aceh bang...siapa tau suasana disini abang suka

    ReplyDelete
    Replies
    1. waaaaaaaaahhhhhhh

      boleh tuh dicoba,, :D

      Delete
  3. waduh, di Jkt juga ada tugu tani loh. tapi serem hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. hadoohhh ada si pina,,

      hohoho
      curhatnya semalem keren, sampe nangis2 hoho

      ini namanya tugu tani emang karena, diatas tugunya ada petaninya!! hoho

      Delete
  4. Semoga bisa sampai ke Mekkah nantinya,insyallah :)

    enak banget jadi cowok ya, gak susah dapat ijin kalau mau merantau atau semacamnya :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. AMINN, makasih mbak :D

      hahaha, ngga juga kali mbak
      lagian, yaaa tergantung orang tuanya juga!!

      bertanggung jawab buat diri sendiri itu susah loh,
      ngertiin orang tua ngga ada masalahnya! :)

      Delete
  5. Hey Hanafi! Hihi! ^_^
    I would love to read your blog but unfortunately I dunno how to read and comprehend it. Haha. I'm such a loser. XD
    Anyways, just droppin by. Thanks for visiting my blog, I hope that could be more often. Hehehe. :)

    ReplyDelete
  6. wah, aku belum pernah ke martapura :( hehe aku dari jogja loh :B semoga nanti bisa kemanamana ya kak ;)

    salam kenal,
    wina :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ntar kalo aku jadi ke joga,

      numpang tidur yah wina, #eh


      amin!!
      salam kenal kembali Winaa :D

      Delete