Monday, 28 May 2012

Untuk yang Sedih Hatinya


Mumpung lagi ujan, suasana yang enak banget buat mengingat lagi kenangan, ini buat sahabatku yang sedang gundah, untuk sahabatku yang terluka, dan untuk sahabatku yang telah tersakiti oleh skenario dunia dan coret moret takdir dalam tiap lembaran hidupnya.

Ada hal yang lebih pantas ditangisi, dari pada menangisi orang yang telah melukai kita, saat aku berbicara seperti ini, mungkin bakalan banyak yang protes,

“elu itu ngga tau rasanya disakiti”

Aku tau, rasanya kayak makan stroberi dalam jamban sambil beol, bahkan jauh lebih buruk dan lebih sepet daripada itu, makanya berangsur lah dari tepian jurang yang dalam itu, jangan sampai masuk dalam lubang jahanam bernama kesedihan itu, ngga ada salahnya kalau kita sedih, tapi kalau sudah berlebihan?, bahkan tuhan sekalipun benci dengan segala sesuatu yang berlebihan.

Kemaren aku baca-baca timeline dipesbuk, ngga tau deh status siapa, aku juga lupa kata-katanya gimana, but terimakasih banget buat orang yang sudah menginspirasi itu, intinya dia ingin menyampaikan hal ini,

Ternyata kisah masa lalu itu, ngga hanya bisa bikin air mata kesedihan, tapi juga bisa bikin air mata haru, yang bahagianya lebih bahagia daripada ketawa tujuh hari tujuh malam.

Apa yang dia bilang bener banget, aku juga tidak mengerti, kenapa manusia selalu melihat hal yang paling minoritas dalam hidupnya, selalu galau dan stres cuma karena urusan pacar, ada juga sih yang galau karena ngga punya pulsa, itu juga bagian dari minoritas.

Jikalau sedang hujan, dan mulai galau teringat akan mantan, atau cinta masalalu yang durjana, yang sedihnya minta ampun, gundah gulana, ingin nangis karena rasanya tersayat-sayat, dan perih banget, dan air matapun mulai menetes seiring air hujan menetes,

aku punya beberapa saran, alihkan semua kisah sedih itu kekisah bahagia, bersama orang-orang yang sampai saat ini masih dan akan selalu dihati kita,

sebagai misal, ketika hujan mulai menetes, mumpung beberapa hari yang lalu aku liat disepanjang perjalanan dari padang ke martapura banyak banget anak SMA nyoret-nyoret seragam, sumpah itu nyesek banget rasanya, ngga kerasa 2 tahun sudah aku meninggalkan kenangan itu,buat sahabatku yang sedih hatinya dikala hujan, bukalah laptop dan lihat kembali foto-foto kenangan dulu ketika nyoret-nyoret baju bersama sahabat masa SMA yang takkan pernah terlupakan, buat yang tamat SMA taun 90-an, silahkan buka album foto, atau buat yang tamat SMA taun 800 Sebelum Masehi, silahkan datangi gua-gua yang berisi coretan-coretan kegembiraan waktu lulus didinding-dinding gua,
kenang kembali semua hal itu, ketika kita berada ditengah-tengah orang yang benar-benar menyayangi semua yang ada didiri kita, apalagi kalau mengenangnya ketika hujan turun, dada bakalan sesak dan rasanya ingin nangis, maka gantilah air mata kesedihan tadi dengan air mata yang jauh lebih berharga, air mata haru, menangisi orang-orang yang menyayangi kita, kenapa kita harus bersedih, ketika ada satu orang yang menyakiti kita, kita masih punya ribuan orang yang menyayangi dan tak pernah membuat luka yang menyakiti kita, mereka itu sahabat, kenanglah sahabat selalu. Tak ada salahnya kita meneteskan air mata untuk sahabat yang menyayangi kita. Kenapa kita rela menangisi satu orang yang pernah menyakiti kita dan yang kita benci, kalo dalam hukum ekonomi kita rugi.

Ada banyak hal yang perlu kita tangisi didunia ini, jangan buang-buang air mata itu secara percuma, jangan bersedih dengan hal yang tak ada untungnya untuk diri kita, jika kita tidak berada dilingkungan orang yang lucu, maka jadikanlah diri kita lucu dan membuat semua orang tertawa bersama kita, begitu naif rasanya, hanya karena hal yang tidak terlalu penting, kita menutup diri dengan semua kesedihan-kesedihan.

Mulai hari ini, mulailah tertawa, mulai menangis dengan produktif, keluarkanlah tangis bahagia.
Ayo kita tertawa.
HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA
HAHAHAHAHAHAHUHU HUK UHUK UHUK!!!!
MWAHAHAHAHAHAHAHAHAHA

*lagi stress stadium 18*


15 comments:

  1. Wakaakakakakakakakakakaaka *ikutan STREZZ*

    ReplyDelete
  2. "Jikalau sedang hujan, dan mulai galau teringat akan mantan, atau cinta masalalu yang durjana, yang sedihnya minta ampun, gundah gulana, ingin nangis karena rasanya tersayat-sayat, dan perih banget, dan air matapun mulai menetes seiring air hujan menetes..."
    Setuju banget sama paragraf berikutnya yang tentang saran itu^_^
    Hehe. Salam kenal :))
    Mind to follback!

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe makasiii

      salam kenal!
      udah di folbek

      :)

      Delete
  3. Replies
    1. apanya yang lu suka????

      hadeeeeeeeehhhhhhhhh!!!!

      Delete
  4. antara tertawa dan tangis itu bedanya cuma tipis lo.. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. apalagi sedang haruu!!!

      haduuhhhhhh nangis itu adalah hal yang mudah!!

      Delete
  5. artikelnya berbobot dan signifikan,,,, konkrit dah intinya,, semoga bermanfaat artikelnya,, salam kenal,,

    ReplyDelete
  6. Kunci keberhasilan adalah menanamkan kebiasaan sepanjang hidup Anda untuk melakukan hal - hal yang Anda takuti.
    tetap semangat tinggi untuk jalani hari ini ya gan ! ditunggu kunjungannya :D

    ReplyDelete
  7. postingan yang bagus tentang Untuk yang Sedih Hatinya

    ReplyDelete
  8. tulisannya keren
    bener itu, hidup ini terlalu singkat buat nangisin sesuatu yg nggak penting..
    setuju banget dahhh :)

    ReplyDelete