Tuesday, 15 March 2011

Hari Apa Ini, 14 nomor jenis apa ini

Nyaris ku hilang kendali, kehilangan arah utara dilautan hatimu, tapi ternyata hanya aku yang berprasangka buruk tentang kisah sebuah pulau yang pernah aku singgahi dulu, dulu aku berfikiran pulau itu penuh kejelekan dan takkan menerima lagi semua orang yang meninggalkannya, tapi 180® semua itu berbeda, setelah hampir 4 tahun, aku tersesat ditengah laut yang tak bertepi itu, setahun yang lalu aku menemukan pulau itu, tapi apa yang aku lakukan, hanya melihat dari kejauahan karna aku yakin pulau itu jelek dengan segala macam masa lalu yang kelam bersamaku dipulau itu, kembali aku terombang-ambing hampir setaun, sampai akhirnya bencana itu datang memecah sampan yang sudah tak berdaya milikku ini, aku tak sadarkan diri, aku sudah sangat dekat dengan pulau itu, belaian lembut angin pulau itu membangunkan aku pagi ini, begitu hangat sapa cahaya pagi ini, sama sekali tak menyengatku sedikitpun, teramat lembut, apa yang aku bayangkan sangat berbanding terbalik dengan apa yang aku rasakan, bahkan pulau itu sudah melupakan kelamnya pagi dahulu, aku menyangka pulau ini tak ingin lagi aku menginjakan kaki disini, sebegitu tololnya diriku, harus hanyut dalam kesalahanku sendiri, bahkan bertahun-tahun tak mampu menghapus kesalahan orang, sedangkan ini, bahkan tak ingat lagi, dan sama sekali tak ambil pusing dengan yang dulu terjadi.

14 maret, hari apa ini? Angka apa ini 14032011 11023041

Sunday, 6 March 2011

Aku dan Hari Esok

Intinya tak pernah orang itu tersandung dibatu yang besar,
Pasti tersandung dibatu yang kecil, aku mikir hal ini sejak dua minggu yang lalu, persis setelah shalat jum’at setelah aku dengar dan perhatikan isi dari kutbah jum’at itu, tentang azab kubur dan neraka, siapa yang sangka, banyak hal kecil yang dianggap sepele oleh manusia yang membuat manusia itu kena azab kubur dan siksa api neraka, sebagai contoh yang katakan oleh khatib yang dari mesir itu tentang bersuci, nabi Muhammad SAW, pernah bersabda, aku lupa siapa perawi nya tapi hadits ini shahih, satu hari nabi Muhammad SAW melewati sebuah pemakaman, dan disana dia berhenti dan berkata kepada para sahabat, “orang yang berada didalam pemakaman ini sedang disiksa karena orang ini tidak pernah bersuci”

Zeeeeetttttt,, aku kayak kesetrum tegangan tinggi yang ada diPLTA maninjau, terpana, dag dig dug, huft betapa tidak? Bersuci itu rasanya hal kecilkan? Tapi tau ngga seberapa besar pengaruhnya buat hidup kita, kunci sorga itu adalah shalat, kunci shalat adalah wudhu, dan kunci wudhu adalah bersuci, nah, bersuci merupakan pokok dari jalan menuju surga, andaikan kita tidak bersuci dulu sebelum whudu, rentetan berikutnya bisa dikatakan tidak sah, dan akhirnya “hanya gara tidak bersuci” shalat kita tidak diterima oleh Allah Swt. Hal yang dianggap sepele oleh manusia punya pengaruh besar oleh manusia dialam dunia maupun akhirat, subhanallah.

Hal ini yang selalu membuatku berfikir, mulai saat hal ini aku harus memperhatikan hal-hal kecil yang ada dalam hidup aku, perumpamaan hal yang sama sekali tidak mungkin manusia itu tersandung dibatu yang gede, pasti tersandung itu dibatu yang kecil, kalo batu itu besar pasti terlihat dan bisa dihindari, bagaimana dengan batu kecil yang tak terlihat dan tersepelekan oleh kita, pasti tersandung dan terjatuh, bukankah jatuh itu sakit rasanya,

Ada beberapa pelajaran yang berharga yang aku dapat beberapa minggu ini,
1.Mulai lah lakukan hal-hal yang baik agar suatu saat dapat balasan yang baik
2.Bersucilah dengan sebenar-benar bersuci, toh ngga ada ruginya malahan sehat
3.Jangan pernah sepelekan sesuatu apapun, bahkan sekecil apapun itu, karena hal itu bakalan menjadi pengaruh besar dalam hidup aku,
4.Mengetahui beberapa hal itu membuatku sadar, untuk menjalani dan lebih banyak belajar lagi kedepannya. :)

Baik buruknya aku, aku yang menentukan, dan orag lain yang bakalan menilai,
Tampar saja aku bila aku salah,
Katakan apa saja kebiasaan burukku yang kamu tak pernah senang bila melihatku begitu,

Monday, 28 February 2011

Lupakan Masa Lalu

Memang aku jatuh,,
Dalam cengkramanmu,,
Sungguh aku minta,,
Teruskanlah kau bernyanyi,,
Kan ku dengar itu pasti, dan jangan lagumu terhenti,,

Sudah saatnya aku sedikit membuka tentang masa lalu yang kamu buat begitu suram untuk perasaan yang kamu tau itu hal tersulit untuk tetap memijakkan kaki diatas lembaran yang mereka sebut masa depan,,
Sudah seharusnya aku bisa melupakan sosok kamu yang sungguh gelap, takkan bisa ku ajak cahaya kunang-kunang ini untuk masuk lebih dalam lagi, sudah waktunya juga kamu hilang dalam hidup aku ini, dulu terasa dunia takkan pernah bisa berputar bila aku tak nanar menatap kamu, walau hanya itu yang aku bisa saat itu, ya,,,, hanya menatapmu dari kejauhan yang aku rasakan bahagia, yang terbiasa didiriku, jika aku menyukai orang lain hanya akan bertahan beberapa bulan saja setelahnya aku bisa bahkan mampu melupakannya, tapi kenapa kamu? Sudah nyaris 5 tahun dimulai saat aku berusaha mendekati kamu, dan tahun berikutnya kita berpisah, hingga sekarang 4 tahun aku tak pernah melihat kamu lagi, walau hanya sehelai dari bagian rambutmu, tapi siapa kamu? Hatiku masih mempertahankan bayanganmu, bahkan masih tampak jelas, mungkin dihatiku sudah didirikan museum tentang dirimu, semua kisah tentang kamu,patung-patung kamu yang terbuat dari emas perak perunggu kuningan bahkan tanah liat, lukisan-lukisan indah tentang dirimu, potret-potret masa lalu saat aku mulai terbiasa dan bicara kepadamu, lengkap sudah isi museum itu, mungkin begitulah, jika nanti suatu saat museum itu kebakaran disaat itulah aku mulai melupakan sedikit demi sedikit tentang kamu, atau ada seorang perempuan lagi yang datang membawa semua musim kehatiku, dan membakar museum itu dengan api cemburu yang mungkin dia punya, disaat itulah aku bisa mengganti nama dan semua tentang museum itu.

Tapi masih terlalu banyak pertanyaan aku...

Wednesday, 23 February 2011

Kisah surian 04 dan bunga “kenanga”, that looks like “kenangan” Part. I

“bu,, hanafi pindah aja ya bu”
“pindah kemana?”
“ya pindah kos bu”
“kenapa pindah??”
“jaoh bu,, dari tunggu hitam kesekolahan”
“males bolak balik, apa lagi kalau jam belajarnya pagi sore, Susah”
“emang kamu udah dapet tempat kosan nya?? Tapi yang deket dari sekolah”
“udah bu, tempat rika kos sekarang, Cuma 100 m dari gerbang sekolah”
“oh ya sudah, kamu bilang sama ibu yang ditunggul hitam kalau kamu mau pindah”
“iya bu,,”

******

Habis libur lebaran 2 minggu rasanya males balik kepadang lagi, sejak kemaren-kemaren 3 bulan ngga pulang-pulang, nyampe rumah dibilang kurus, menyedihkan.
Hari ini minggu, dan besok senin, pagi ini harus bangun pagi dan bersiap untuk berangkat kepadang, pagi ini hujan lebat sekali, nungguin bus yang lewat depan rumah, yang langsung berangkat kepadang, akhirnya tuh mobil nongol telat beberapa jam, tanpa sedikitpun rasa bersalah, pas aku mau masuk, “buju busettt!!!!” kok rame gini, ternyata itu udah tradisi dari dulu, kalo abis libur, libur apapun, lebaran, sekolah, kuliah, warga pasaman barat tuh berbondong-bondong berangkat kepadang, ya bisa dibilang kalo udah mo dekat liburan, berarti mulai menguninglah padi-padi om yang bawa mobil ini, akhirnya aku sadar hal ini, mulai besok-besok harus selalu siaga kalo mau liburan, pasti orang yang mo pulang rame, daripada ngga bisa pulang, mending rebutan naik busnya, hahaha.
Beberapa jam bengong dimobil, sampai lah disimpang tunggul hitam, sepertinya juga habis ujan disini, jalanan masih basah, air bergelinangan dimana-mana, tapi tak apa, aku lihat angkot kuning yang biasa nunggu penumpang disimpang itu ngga ada, langsung aja aku naik ojek,
“bang, jalan Asra bang”
“ohh, ya naik dek”,
Sampe depan mesjid Asra aku berhenti, masuk lagi gang yang aku ngga tau persis namanya, jalanannya masih tanah, karena mungkin tadi hujannya lebat, jalanan itu digenangi air dan becek, sepatu aku jadi kotor jadinya, sampailah aku didepan sebuah rumah, masih sangat klasik arsitekturnya, model rumah tahun 70’an, dengan halaman yang cukup luas, dipenuhi banyak tumbuhan, mulai dari buah-buahan sampai bunga ada semua, tapi ada satu bunga yang harumnya selalu sampai kedalam kamar aku dilantai atas, setiap hari aku cium aroma itu, dan terasa, ini lah wangi tubuh kota padang, kesan pertama yang aku cium, saat aku mulai tinggal sendiri dikota padang, bunga kenanga,




aku tau namanya setelah empat tahun cerita ini berlalu, disuatu tempat dibatang sani saat aku sudah lulus sekolah dan mulai bekerja, dipojok rumah tempat aku tinggal itu, ada bunga yang sedikit aneh kelihatannya tapi aku tidak terlalu memperhatikan, hanya saja aku kurang tertarik melihat bentuknya yang aneh dari bunga-bunga biasa, tapi hal yang aneh menyapa, mengapa setiap aku lewat didekat bunga itu, aku selalu mencium aroma-aroma masa lalu, aku selalu merasa berada dirumah yang pertama kali dibangun didaerah asra itu,
“oh,, jadi bunga ini yang dulu harumnya selalu sampai kedalam kamar aku”
“Jeprettt!!!!” langsung difoto tuh bunga,,

*******

Aku buka gerbang depan karna sudah terbiasa, kulihat didalam sepi, pintu depan tertutup,
“assalamualaikum”, sahutku dari liar sambil mendorong pintu, eh ternyata pintunya di kunci,
“waalaikum salam” jawab mak tuo, terdengar olehku hentak kakinya mendekati pintu, setelah beberapa saat menunggu akhirnya pintu itu terbuka, “ehhh nafi udah datang” katanya “iya mak tuo” jawabku sambil bersalaman dan mencium tangannya, “mohon maaf lahir dan bathin ya mak tuo” ucapku, “iya sama-sama” katanya, mak tuo ini orang yang paling perhatian kepadaku dirumah ini, tiap subuh aku pasti dibangunkan, untuk pergi mandi yang harus nimba dulu, tapi aku senang,
“yang lain belum datang mak tuo?” tanyaku merasa rumah itu begitu sepi, “udah datang semua kok Cuma nafi sendiri yang belum datang” katanya, sambil pamitan aku langsung menuju lantai atas, aku kaget ternyata, abang-abang kuliah yang tinggal disitu juga sudah pada ngumpul dilantai atas itu, setelah beberapa minggu ngga ketemu berbagi ceritalah semua, tak lupa salaman bermaaf-maafan habis lebaran, hmm,,,
Setelah berbagi banyak cerita, aku langsung menuju balkon, kulihat didepan rumah itu semua tanaman ibu masih basah oleh hujan, dan kembali harum bunga kenanga itu melekat kembali bukan hanya dalam hidungku, tapi sudah masuk kedada dan sedikit menusuk hatiku, bagaimana tidak kunilai bunga kenanga itu lah harum tubuh kota padang, hanya beberapa menit saja aku dipadang, sudah aroma itu lagi yang aku rasakan.

Monday, 21 February 2011

sendu, buram, kalut, dan kecewa

Aku masih ragu
bahkan masih sangat ragu
apa benar ini yang aku inginkan
rasanya hari ini aku tak ingin apa-apa
aku merasa sepi diantara hiruk pikuk kebohongan dunia
yaa,, hanya skenario bohong yang aku rasa
pernah melihat fatamorgana
hal yang aneh tapi sangat nyata dan begitu semu
begitu hidup aku saat ini
aku ikut tertawa
tapi tetap saja tak obati hatiku yang semakin sendu
seperti lilin kecil yang hampir padam disela-sela azan subuh
pagi yang temaram hampir terang kembali gelap
bahkan mana itu hati mana itu rasa sudah ku tak tau
tunjuki aku satu jalan
beri aku beberapa ekor kunang-kunang untuk terangi jalan
tapi aku masih belum punya beberapa alasan untuk berangkat
tali kemarin yang aku beli
kini mengikat kaki ku
serasa dikhianati aku
dikhianati seutas tali
tak sebegitu tahu kah dia
usahaku untuk mendapatkannya
kini dia begitu erat mengikatku
bahkan membuatku sesak
aku coba kembali dekap masa lalu
tapi hanya menyakitiku menusuk punggungku
adapun masa lalu aku tak mau kembali keruang-ruang gelap yang selalu buat ku sedih itu
ada bayang ada bayang ada bayang bayangan ya bayangan masa lalu satu
satu tapi pengaruh keseluruh sarafku
memang tak terlalu sensitif
tapi aku sendu, buram, kalut, dan kecewa
aku mohon jika aku bermimpi buruk
pegang tanganku erat
katakan kalau aku akan baik-baik saja
dan bangunkan aku,,

februari ini bulan yang aneh
untuk keberapa kalinya aku harus bangun lagi
berdiri lagi, dan rasanya aku tak sanggup
kalo ada penghapus waktu
akan ku hapus bulan Februari
takkan kubiarkan lagi ada kata februari
senin ini hari yang begitu pilu





didalam pondok dalam angan didalam hatiku terdalam, 21 februari 2011